Departemen Teknik Mesin (DTM) Fakultas Teknik (FT) Universitas Diponegoro (Undip) telah bekerja sama dengan Universitas Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA), Pahang Malaysia dalam beberapa tahun terakhir. UNDIP-UMPSA telah menjalin kerja sama melalui kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah di beberapa jurnal internasional. Saat ini UMPSA Malaysia memiliki rangking QS 609 dunia dan masuk dalam 10 universitas terbaik di Malaysia.
Kerja sama yang telah berjalan selama ini diharapkan semakin kuat dengan adanya kunjungan kerja salah satu dosen DTM FT Undip, Prof. Dr. Rifky Ismail ke UMPSA Malaysia pada tanggal 26-31 Oktober 2025. Perjalanan ini didanai oleh Hibah World Class University (WCU) yang dikelola oleh FT UNDIP dengan luaran rencana kerja sama di masa mendatang.


Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Prof. Rifky ini bertujuan untuk mengunjungi kampus Teknik Mesin UMPSA Malaysia dan mendiskusikan beberapa program kerja yang akan dijalankan. Kesepakatan yang telah disetujui bersama adalah: (1) Adanya visiting professor dari UMPSA Malaysia yang akan mengisi di DTM FT Undip pada bulan Desember 2025; (2) Rencana rencana global class room pada tahun 2026 untuk mata kuliah Teknik Mesin; (3) Rencana Summer Course untuk mengirimkan mahasiswa S1 UMPSA ke FT Undip dan sebaliknya menerima mahasiswa S1 DTM di UMPSA Malaysia tahun 2026; (4) Pembimbingan mahasiswa Pasca Sarjana di UNDIP dan UMPSA secara bersama. Hal ini untuk memperkuat kerja sama penelitian dan publikasi ilmiah yang selama ini sudah berjalan dengan baik.
Salah satu aktifitas yang diharapkan dapat dikerjasamakan di masa mendatang adalah Global Classroom di mana ada kolaborai pengajar untuk suatu mata kuliah. Sebagai contoh untuk mata kuliah Material Science yang diambil di UMPSA Malaysia, pengajar dari Undip diberikan kesempatan mengajar online sebanyak 2-3 pertemuan. Sebaliknya, pengajar dari UMPSA akan mengajarkan secara online untuk mahasiswa undip sebaganyak 2-3 pertemuan untuk kelas yang sama di Malaysia. Program ini menarik untuk meningkatkan international exposure bagi mahasiswa di kedua Universitas. Program ini, bersama dengan program lainnya diharapkan dapat terealisasi di masa mendatang sehingga menjadikan symbiosis mutualisme yang menguntungkan kedua belah pihak.