Gunakan Kecerdasan Buatan, Undip Ciptakan Lengan Robotik untuk Mudahkan Pekerjaan

Pekerjaan manusia yang tidak ada habisnya mendorong mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), Dedy Mulianto dan Tanto Nugroho memanfaatkan kemajuan teknologi dengan menciptakan lengan tambahan robotik yang dapat menjalankan aktivitas selayaknya tangan manusia. Di bawah bimbingan dosen Teknik Mesin Undip Mochammad Ariyanto, ST, MT; Dr. Eng. Munadi, ST, MT dan Joga Dharma Setiawan, BSc., MSc., PhD., keduanya

sdsds

Undip Kembangkan Bus Listrik

   Fakultas Teknik melalui Universitas Diponegoro (UNDIP) menjalin kerjasama dibidang transportasi dengan National Center for Sustainable Transportation (NCSTT). Rapat koordinasi dan road show yang diselenggarakan beberapa waktu lalu di salah satu hotel di Semarang pada tanggal 1 Februari 2018 ini, Dr.Sigit Puji Santosa memaparkan bidang pernelitian yang dilakukan NCSTT yakni Collaborative Research Center (CCR). Sigit

Mahasiswa Mesin UNDIP Juara III Lomba Desain Mobil Pedesaan Kemenperin

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) bersama Institut Otomotif Indonesia (IOI) telah mengadakan lomba Desain Kendaraan Pedesaan dengan mengajak seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan minat mahasiswa/i terhadap industri otomotif, meningkatkan perekonomian di pedesaan dan membangun industri yang kompeten untuk memproduksi kendaraan dalam negeri. Terdapat 21 tim yang mengirimkan desain kepada panitia

Undip Kembangkan Tangan Bionik dan Mobil Listrik

Mahasiswa Departemen Teknik Mesin Universitas Diponegoro (Undip) memasang tangan bionik (tangan palsu yang bisa digerakkan secara elektronik) pada lengan penyandang disabilitas Ahmad Anissul Fuad, di Gedung Widya Puraya Undip, selasa (21/2/2017). Fakultas Teknik  Undip bekerja sama dengan Rumah Sakit Kariadi Semarang dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Undip  menciptakan inovasi tangan bionik dengan material

Undip Kembangkan Alat untuk Membuat Fungsi Satu Tangan Seperti Dua Tangan

Setelah Undip sukses mengembangkan tangan bionik yang berfungsi untuk menggantikan tangan yang hilang karena kecelakaan. Kini, Muhammad Mutoha dan Zainal Arifin di bawah arahan Dosen Departemen Teknik Mesin Mochammad Ariyanto, ST, MT mengembangkan wearable supernumerary robotic fingers (WSRF). WSRF ini menambahkan dua jari robotik yang digunakan membantu aktivitas penderita pasien hemiplegia atau hemiparesis dalam menggenggam dan memanipulasi objek. Hemiplegia adalah jika satu tangan menjadi lumpuh